Para pengusaha startup mungkin terlihat keren karena mereka punya bisnis yang profitable dengan jerih payahnya. Padahal, membangun startup sendiri tak selamanya indah dan gampang. Ada masa-masa di mana para pengusaha startup harus tertatih-tatih menjalankan bisnisnya.
Kenyataannya membangun startup memakan banyak biaya. Oleh karena itu, pengusaha startup harus pintar-pintar menggunakan modal secara efektif. Berikut lima tips untuk menghemat modal startup secara efektif:
Pilih-pilih perabot kantor. Hati-hati jangan sampai uang banyak dihabiskan untuk membeli perabot kantor. Berdasarkan data Bloomberg 8 dari 10 bisnis mengalami kegagalan dalam waktu 18 bulan. Jadi, pastikan modal usaha dipakai secara efektif.
Soal perabot kantor tak perlu yang mahal dan bermerek. Pakai saja perabot yang sudah ada atau beli di toko barang second yang masih layak pakai dengan harga miring.
Manfaatkan platform gratis. Ada banyak platform gratis seperti Google Drive, Gmail, Google Calendar, dan sebagainya yang bisa digunakan untuk menjadwalkan email, menyimpan password, dan berbagi dokumen. Tak perlu platform berbayar kalau platform gratisan sudah sangat membantu mengelola pekerjaan startup kita.
Lakukan pemasaran dan kegiatan PR sendiri. Kegiatan pemasaran dan PR merupakan kegiatan utama dari bisnis dan memakan banyak biaya apabila kita mengandalkan jasa outsource. Gunakan media sosial dan email untuk memasarkan bisnis kita.
Tapi, hal ini membutuhkan konsistensi dan komitmen. Jadi, pastikan kita sanggup melakukannya sendiri apabila ingin menghemat pengeluaran.
Rekrut pekerja magang. Alih-alih merekrut pekerja full time, kita bisa merekrut pekerja magang. Tentunya, jenis pekerjaan tertentu saja yang boleh dikerjakan oleh pekerja magang, misalnya mengelola berkas atau menjadi bagian tim pemasaran. Jangan sampai urusan keuangan startup atau urusan dengan investor dikerjakan oleh mereka.
Sistem barter. Sebisa mungkin gunakan sistem barter dengan orang-orang terdekat untuk memenuhi keperluan startup. Misalnya, kita bisa minta tolong kepada seorang kawan untuk merancang logo merek dan kartu nama dan menukar jasanya dengan layanan tweet buzz atau sekadar traktiran makan siang.
Jika kita meminta sistem barter dengan startup lainnya, kita bisa menawarkan pertukaran jasa. Cara seperti ini bisa menghemat pengeluaran.
(Mashable)
sumber : 5 Tips Bangun Startup Irit Modal
Baca selengkapnya di --> 5 Tips Bangun Startup Irit Modal
Share Artikel ini! »»
|
|
|
Tweet |
0 comments:
Post a Comment