Apa menu makan siang anda hari ini?
Seporsi nasi dengan ayam goreng tepung, semangkuk sup jagung dan segelas milkshake coklat?meski terdiri dari 4 macam sajian tetapi ternyata tak butuh waktu yang lama untuk menyiapkannya. Rahasianya, anda tak perlu memasak semuanya sendiri, melainkan cukup memesannya di restoran siap saji. Restoran siap saji memang akhir-akhir ini cukup akrab dengan para wanita sibuk yang kekurangan waktu untuk melakukan berbagai hal. Katakana saja apa yang anda inginkan, dan dalam waktu kurang dari 10 menit, piring berisi hidangan akan tersaji di hadapan anda. Anda dapat pula memesan hannya dengan cara mengangkat ganggang telepon.
Hal sama berlaku pula untuk pemilihan makanan instant dan awetan? Produk makanan instant dan awetan yang relative cepat dan lezat juga menjadi sahabat para wanita yang tak ingin berlama-lama dalam mengolah makanan. Gaya hidup aktif memang acap kali menuntut wanita untuk bersikap praktis termasuk dalam pemilihan makanan sehari-hari. Masalahnya, selain bersikap praktis, apakah anda cukup cerdas dalam memilih makanan yang menyehatkan?
Tiada hari tanpa fast food!
Sebenarnya, sudah banyak wanita yang memahami pola makan yang benar, namun enggan menerapkannya. Banyak orang menyantap makanan instant dan siap saji (fast food) karena cita rasa dan pemilihan menunya yang bervariasi.
Selain soal rasa, penyebab lain adalah efisiensi waktu. Jika rata-rata butuh waktu 30 menit hingga 1 jam untuk memasak makanan rumahan(belum termasuk membereskan meja dan mencuci piring) maka untuk makanan siap saji, rentang waktu dari pemesanan hingga tersaji di atas piring hanya butuh waktu tidak lebih dari 10 menit. Andapun tak perlu repot membereskan peranti makanan dan peralatan masak yang kotor.
Seperti makanan siap saji, makanan instant yang mudah dan cepat pengolahannya sering menjadi pilihan utama bahan makanan di rumah. Karena itu, sayuran, bumbu-bumbu dan daging dalam kaleng pun menjadi bagian dari menu makan sehari-hari. Malah, karena cita rasanya yang gurih, seringkali makanan instant lebih digemari ketimbang makananyang diolah dengan cara yang biasa.
Namun, dibalik semua nilai plus yang dimiliki makanan instant dan siap saji, sudahlah jenis makanan tersebut mencukupi standar asupan gizi anda per hari? Sebab, kekeliruan dalam memilih jenis makanan akan meningkatkan resiko terserang bermacam jenis penyakit. Apalagi, riset terbaru Amerika menyatakan bahwa 80% penyakit jantung dan 90% penyakit diabetes diakibatkan oleh kesalahan pola makan.
Boleh makan, asal….
Meski tedeteksi beberapa factor penyebab gangguan kesehatan, tidak setiap makanan siap saji lantas digelari “junkfood” (makanan sampah). Asal gizinya seimbang, makanan siap saji tidak berakibat buruk bagi kesehatan. Sebab, dalam makanan siap saji sebenarnya terdapat pula beberaba zat gizi yang diperlukan, seperti karbohidrat, protein, lemak dan serat.
Karena itu, usahakan zat-zat gizi yang berguna tersebut ada dalam paduan jenis makanan yang anda pilih.
Ada beberapa hal yang dapat memandu anda agar tidak terjerat ke dalam pola makan yang tidak sehat, antara lain :
Kurangi sayur yang dimasak dengan cara digoreng karena akan menghasilkan radikal bebas yang merugikan tubuh serta mengurangi kandungan vitamin. Lebih baik konsumsi sayur yang dimasak dengan cara direbus atau dimakan mentah-mentah.
Imbangi asupan protein dengan karbohidrat. Jika memesan hidangan daging, jangan lupa menyertainya dengan nasi atau kentang. Terlalu banyak protein akan menyebabkan ketosis, yaitu keasaman tubuh meningkat, dan juga cairan tubuh banyak keluar. Dalam waktu lama, ketosis mengakibatkan terganggunya fungsi hati dan ginjal.
Jika kalori sudah tercukupi dari makanan, sebaiknya Anda tidak minum softdrink yang kadar gulanya tinggi. Cukup minum air putih saja. Pilih hidangan yang dipanggang daripada digoreng. Jika menyantap ayam goreng, jangan memilih bagian sayap yang serat lemak.
Jangan lupa mengonsumsi buah. Buah-buahan kaya akan serat, vitamin dan mineral. Agar tidak bosan, Anda bisa memilih jus buah tanpa gula atau buah staved ( direbus dengan tambahan sedikit gula ).
Saat makan mie instant atau jenis makanan lain dengan kemasan bumbu terpisah, jangan gunakan semua bumbu untuk menghindari asupan garam dalam dosis tinggi.
Untuk menjaga kualitas makanan, simpan makanan instant bentuk kering dalam tempat tertutup yang kering dan tidak terkena sinar matahari langsung, misalnya dalam lemari.
Simpan makanan instant setengah basah di tempat kering jika belum dipergunakan. Jika produk tersebut belum habis dipakai, simpanlah dalam lemari pendingin supaya tidak berjamur. Untuk makanan instant beku, simpanlah di lemari pembeku. Ikuti selalu petunjuk mengolah makanan beku yang terdapat dalam kemasannya.
Kini Anda telah mengetahui bahwa strategi “pilih-pilih” tidak hanya diterapkan dalam menentukan pasangan hidup, agar tidak keliru. Namun, pilih-pilih makanan juga mesti dilakukan agar Anda tidak keliru dalam memilih makanan yang menyehatkan dan bisa menjadi payung pelin
sumber : CERDASLAH MEMILIH MAKANAN
Baca selengkapnya di --> CERDASLAH MEMILIH MAKANAN
Share Artikel ini! »»
|
|
|
Tweet |
0 comments:
Post a Comment