Di artikel sebelumnya, pernah dishare bahwa diet raw food termasuk 3 jenis diet yang cukup populer. Raw food adalah makanan mentah alami seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang tidak diproses. Dibandingkan dengan makanan yang diproses atau dimasak, pada makanan mentah ditemukan adanya kekuatan lebih yaitu kekayaan gizi dan enzim.
Mengapa tubuh bisa lebih sehat dengan diet raw food?
-Penelitian membuktikan bahwa 30-80% zat gizi yang ada pada makanan rusak dalam proses pemasakan; bisa diartikan rata-rata 50% zat gizi hilang begitu saja. Suhu tinggi yang digunakan ketika memasak ternyata berefek pada hancurnya enzim pada bahan makanan, padahal enzim dibutuhkan sebagai katalisator dari hampir semua proses metabolisme dalam tubuh.
-Penelitian juga membuktikan jika panas tinggi dalam proses memasak bisa mengubah, secara kimiawi, molekul-molekul yang semula memberi kehidupan pada tubuh kita menjadi radikal bebas dan racun-racun yang dapat mengganggu kesehatan.
-Makanan yang dimasak hanya memberi tenaga dan kalori untuk melakukan aktifitas sehari-hari, tetapi tidak memberi kecukupan gizi yang dibutuhkan untuk kesehatan optimal. Makanan seperti ini membuat perut kenyang tapi sebenarnya membuat sel-sel tubuh kita kelaparan.
-Dasar dari sebagian besar penyakit adalah malnutrisi atau adanya kekurangan pada asupan gizi yang dibutuhkan tubuh. Sebagai organisme hidup, tubuh manusia terbentuk dari sel-sel hidup yang membutuhkan makanan ‘hidup’ juga agar dapat berfungsi dengan baik.
-Dalam keadaan mentah, kandungan vitamin, mineral dan serat berada dalam kondisi optimal. Protein mudah diasimilasi tubuh dan kualitas asam lemak esensialnya sangat baik. Senyawa vital yang penting bagi kesehatan ini hanya ada dalam keadaan murni di makanan mentah. Kandungan senyawa dalam makanan mentah terbukti lebih ampuh daripada vitamin dan mineral suplemen.
-Berbagai senyawa penting bagi tubuh yang ada di makanan mentah dapat meningkatkan fungsi imunitas tubuh, mengeluarkan racun dari tubuh, menghambat penyebaran sel kanker, meremajakan sel-sel tubuh dan memperlambat proses penuaan dini.
Alasan umum orang lebih memilih makanan yang sudah dimasak adalah ketakutan adanya cacing, bakteri atau kuman pada makanan yang tidak dimasak. Terkadang ketakutan ini menjadi terlalu berlebihan sehingga mengabaikan manfaat besar dari makanan mentah alami.
Bagaimana cara mengatasi cacing dan parasit lain pada makanan mentah? Simak kiat dari Dr. Oetjoeng Handajanto, dokter umum dan spesialis kolonhidroterapi di Bandung yang telah menerapkan diet raw food dan merasakan manfaatnya. Cara yang biasa dilakukan : sayuran dicuci dengan air mengalir untuk mengurangi kemungkinan telur cacing, pestisida, bakteri, dan parasit. Setelah itu direndam dalam dua liter air yang dicampur dengan 50 ml H2O2 (kandungan 3%) yang bisa Anda beli di apotik atau toko kimia. Tujuannya adalah untuk menetralisasi pestisida dan membunuh bakteri. Selain H2O2, Anda juga bisa menggunakan larutan cuka apel atau cairan pencuci sayuran dan buah yang tersedia di supermarket.
image:waroengsunda.net
Makan mentahan sebetulnya bukan hal baru, bisa jadi cara makan ini adalah cara yang paling tua sebelum nenek moyang kita menemukan dan mengenal api. Masyarakat Indonesia juga sudah mengenal lama makan mentahan. Jenis makanan tradisional Indonesia banyak juga yang menggunakan bahan makanan sayuran mentah. Contohnya, yang Admin tahu, ada karedok, trancam, lalap mentah, pencok leunca, sambal taoge, sambal kacang panjang, dan sambal terong. Pasti masih banyak lagi makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia yang menggunakan bahan makanan mentah alami.
Tidak perlu melakukan diet raw food 100%, karena memang prakteknya pasti sangat sulit untuk dilakukan. Para pakar menyatakan diet yang terdiri dari konsumsi makanan mentah 60% dan 40% lainnya berupa makanan matang sudah memadai. Buat Anda yang ingin mencoba secara perlahan, usahakan setiap harinya Anda mengkonsumsi buah-buahan dan ada menu makanan yang dibuat dari bahan mentah. Jangan juga terlalu memaksakan diri jika Anda merasa belum mampu melakukannya setiap hari. Paling tidak secara periodik ada asupan makanan mentah ke dalam tubuh Anda.
Yang membuat kita lebih sehat dengan diet raw food adalah selain asupan unsur mineral, vitamin, dan enzim yang masih murni, juga karena keluarnya racun yang sudah lama menumpuk di dalam tubuh akibat pola makan kurang sehat selama bertahun-tahun.
sumber : Lebih Sehat dengan Diet Raw Food
Baca selengkapnya di --> Lebih Sehat dengan Diet Raw Food
Share Artikel ini! »»
|
|
|
Tweet |
0 comments:
Post a Comment