Krucuk…. Krucuk…!!Terdengar perut berbunyi. Umumnya itu pertanda lapar. Namun, kadang kadang bunyi itu muncul tiba-tiba. Hingga membuat kita malu. Sebenarnya, dari mana asal bunyi-bunyi itu?
Tubuh manusia merupakan mesin yang mengagumkan, dan pada suatu ketika tubuh akan melakukan sesuatu untuk mengingatkan kita bahwa mereka bekerja keras agar kita tetap hidup (secara biologi).
Perut yang berbunyi merupakan salah satu tanda dari peringatan peringatan tersebut. Keras dan lembut, bunyi yang terdengar dari perut Anda punya berbagai macam sebab.
ASAL KATA
Dalam istilah kita, perut yang berbunyi biasanya disebut perut keroncongan, kalau dalam bahasa asing, dengan apa mereka menyebutnya? nama teknis dari bunyi-bunyi yang berasal dari perut borborygmi. Istilah itu muncul dari bahasa yunani yaitu, borborugmos, ini merupakan salah satu kata yang termasuk onomatopoeia (suatu kata yang diciptakan untuk menirukan suatu suara).
Onomatopoeia biasanya digunakan untuk suara suara binatang, dan suara suara lainnya, dan dapat berbeda-beda dalam tiap bahasa. Contohnya dalam bahasa inggris terdapat istilah bang, hiss, whisper, dan buzz.
DARIMANA BUNYI-BUNYI ITU?
Bunyi perut yang berasal dari lambung dan usus kecil, dapat dijelaskan dengan cara melihat lebih dekat fungsi-fungsi system pencernaan kita. Sistem pencernaan, pada intinya merupakan saluran/pipa panjang yang dimulai dari mulut dan berakhir di dubur. Saluran ini berhubungan dengan bermacam-macam organ dan rongga yang berperan penting dalam pencernaan. Salah satu hal terpenting yang perlu diketahui tentang system pencernaan makanan adalah perilakunya dalam mendorong makanan. Gelombang-gelombang kontraksi otot menggerakkan dan mendorong isi (makanan) secara terus menerus ke arah bawah dalam sebuah proses yang disebut peristalsis. Selain menggerakkan makanan menuju saluran pencernaan, kontraksi-kontraksi ini juga membantu mengaduk makanan, cairan dan sari-sari makanan lainnya menjadi satu, mengubahnya menjadi adonan liat dan lengket yang disebut dengan chyme.
Nah, salah satu hasil atau akibat dari proses ini adalah perut yang berbunyi. Selain komposisi padat dan cair chime tedapat gas-gas dan udara yang bergerak bersamaan. Setelah semua komposisi ini didorong dan dipecah menjadi kepingan-kepingan yang mudah diserap, gelembung-gelembung udara dan gas juga “diremas” dan terciptalah bunyi-bunyi yang kita dengar. Bunyi-bunyi dalam perut tersebut dapat muncul sewaktu-waktu tak hanya muncul saat kita lapar. Namun jika terdapat makanan dalam lambung dan usus kecil, bunyi-bunyi itu mereda.
Tapi, mungkin Anda heran jika perut Anda kosong, mengapa kontraksi otot pencerna makanan mulai terjadi? Penyebabnya terkait dengan rasa lapar dan nafsu makan. Kira-kira 2 jam setelah perut Anda kosong dengan sendirinya, mulailah lambung memproduksi hormon yang merangsang saraf-saraf setempat untuk mengirimkan pesan ke otak. Otak menjawabnya dengan memberi isyarat pada otot-otot pencernaan untuk memulai proses peristalsis.
Dua buah hasil terjadi, yaitu: pertama, kontraksi tersebut menyapu sisa-sisa makanan yang masih ada yang lolos dari penggilingan pertama. Kedua, getaran-getaran dari lambung membuat Anda lapar. Kontraksi-kontraksi otot tersebut akan datang dan pergi kira-kira tiap 1 jam, biasanya bertahan selama 10 sampai 20 menit, hingga kita makan kembali.
APAKAH BISA DIKENDALIKAN?
Jadi, sekarang kita telah tahu mengapa perut kita berbunyi, lantas adakah cara untuk mengaturnya? Salah satu tips untuk membuat bisu perut yang keroncongan adalah dengan banyak memakan makanan yang lebih kecil dari pada makanan dengan ukuran yang lebih besar (mungkin ini adalah salah satu hikmah anjuran mengunyah makanan sebanyak 32 kali ).
System pencernaan Anda akan lebih sedikit punya kesempatan untuk menciptakan ”gemuruh” peristalsis, jika tubuh Anda punya sesuatu yang lezat di dalamnya. Juga, mengonsumsi lebih sedikit makanan yang mengandung gas bisa membantu mengurangi bunyi-bunyi tersebut.
Dalam beberapa kasus, bunyi-bunyi perut yang berlebihan bisa menjadi tanda adanya gangguan lambung maupun iritasi. Dalam kasus-kasus semacam ini, biasanya terdapat sejumlah keluhan dalam saluran pencernaan bersamaan dengan bunyi-bunyi tersebut. Nah, apakah dalam perut Anda juga mengeluarkan bunyi-bunyi aneh lainnya?
sumber : MENGAPA PERUT KITA BERBUNYI?
Baca selengkapnya di --> MENGAPA PERUT KITA BERBUNYI?
Share Artikel ini! »»
|
|
|
Tweet |
0 comments:
Post a Comment