Sunday, 22 June 2014


Bagi Anda yang telah menyandang status konglomerat, sebaiknya hindari
mencari pasangan yang juga kaya raya. Baru-baru ini, para peneliti dari
Amerika Serikat (AS), Spanyol dan Jerman menemukan, pernikahan pasangan
laki-laki dan wanita kaya telah menjadi salah satu cara untuk
mempertahankan kekayaan pribadi.



Seperti dikutip dari thefrisky.com, penelitian bertajuk `Marry Your
Like: Assortative Mating and Income Inequality` juga menunjukkan, jumlah
pasangan dengan pendapatan sepadan dan jenjang pendidikan setara telah
meningkat dalam 50 tahun terakhir. Sayangnya, jumlah pernikahan dengan
tingkat ekonomi yang setara terbukti menggangu kesetaraan pendapatan di
suatu negara.



Penelitian tersebut berawal dari munculnya gejala di mana masyarakat
cenderung memilih pasangan dari kelas sosial yang sama. Orang kaya
cenderung menikahi pasangan yang berpendapatan dan berpendidikan tinggi.



Pada 1960-an, masyarakat yang tidak terlalu mempedulikan kelas sosial
dan pendapatan dalam memilih pasangan. tetapi saat ini, menikah dengann
pasangan yang juga menyandang status konglomerat telah menjadi salah
satu cara untuk menjaga kekayaan pribadi.



Artinya, orang yang kaya semakin makmur, sementara taraf hidup warga
miskin semakin terpuruk. Hal tersebut juga menyebabkan kesenjangan
pendapatan masyarakat kelas atas dan menengah ke bawah semakin melebar.



“Hasil analisis kami menunjukkan, tingkat kecocokan pernikahan sejak
2005 benar-benar acak,” ungkap Georgi Kocharkov, salah satu peneliti
dalam studi tersebut.



Dia juga menjelaskan, kedua orang tuanya berasal dari latar belakang
ekonomi yang berkecukupan, tetapi sayang keduanya tidak bahagia.
(bn/liputan6)




Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves


sumber : Studi: Menikah Jadi Cara Ampuh Bagi Miliarder Untuk Mempertahankan Kekayaan

Baca selengkapnya di --> Studi: Menikah Jadi Cara Ampuh Bagi Miliarder Untuk Mempertahankan Kekayaan



Share Artikel ini! »»

0 comments:

Post a Comment