Setelah beberapa waktu lalu BlackBerry merilis smartphone dan layanan teranyarnya, kondisi perusahaan asal Kanada ini dikabarkan makin stabil. Laporan keuangan untuk kuartal pertama tahun fiskal 2015 menunjukkan setidaknya BlackBerry mampu mengurangi laju kerugian meskipun belum ada penambahan profit secara signifikan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa CEO BlackBerry yang tujuh bulan lalu resmi diangkat, John Chen, mampu secara efektif memangkas kerugian perusahaan yang sudah terjadi dalam beberapa tahun ini.
Neraca investasi dan dana segar BlackBerry berada pada angka US$ 3,1 triliun pada akhir kuartal empat tahun 2014, naik dari kuartal sebelumnya yang hanya US$ 2,7 triliun. Margin kotor BlackBerry meningkat jadi 48% dari 43% pada kuartal empat tahun 2014.
Akhir tahun lalu beberapa analis memperkirakan bahwa BlackBerry akan segera kehabisan dana segar dan selama kuartal sebelumnya perusahaan ini telah kehabisan dana sebesar US$ 784 juta. Dalam keterangannya, Chen mengatakan pada para analis bahwa ia berharap bisa menghentikan laju kerugian atau bahkan menambahkan dana segar ke perusahaan hingga akhir tahun fiskal 2015.
Membaiknya kondisi BlackBerry membuat Chen semakin yakin dengan strategi bisnisnya, yaitu fokus pada pasar enterprise di Amerika Serikat dan pasar perangkat untuk luar Amerika Serikat – termasuk pasar Indonesia.
Dalam keterangan laporan keuangannya, Chen menyampaikan salah satu kesuksesan perangkatnya, yaitu BlackBerry Z3. Chen meyakinkan pada investor yang hadir bahwa BlackBerry adalah merek yang kuat di Indonesia dan BBM sangat populer.
Setelah peluncuran smartphone BlackBerry Z3 sukses di Indonesia, kini BlackBerry sedang mempersiapkan diri untuk peluncuran perangkat anyarnya tersebut di Vietnam dan India dalam beberapa minggu ke depan.
Penjualan ponsel BlackBerry mengalami peningkatan 1,6 juta item daripada kuartal sebelumnya. Di periode yang sama tahun lalu, BlackBerry mampu menjual 6,8 juta ponsel. Sebagai perbandingan Apple dapat menjual 43,7 juta iPhone selama kuartal terbaru ini.
Terlepas dari kemajuan yang diraih oleh BlackBerry, Chen mengatakan bahwa masih banyak yang harus dikerjakan untuk memperbaiki perusahaan yang dipimpinnya itu.
(Berbagai sumber)
sumber : BlackBerry Makin Stabil di Bawah Kendali John Chen
Baca selengkapnya di --> BlackBerry Makin Stabil di Bawah Kendali John Chen
Share Artikel ini! »»
|
|
|
Tweet |
0 comments:
Post a Comment